Ube x Taro: Perjodohan Apik Dua Ordo

Ube x Taro: Perjodohan Apik Dua Ordo

CK Friends pasti pernah mendengar kata ‘ube’ dan ‘taro’. Umbi-umbian yang khas dengan warna ungunya ini sangat digemari oleh masyarakat, terutama bila dijadikan sebagai minuman dingin menyegarkan. Rasanya yang manis dan legit mampu membuat kamu ketagihan dan ingin meminumnya terus.

Tapi CK Friends tahu nggak sih, kalau ternyata ‘ube’ dan ‘taro’ sebenarnya merupakan dua jenis umbi-umbian yang berbeda. Apa sih perbedaan dari mereka berdua? Yuk, kita simak!

1. Ube, sang umbi ungu khas Filipina

Ube merupakan spesies ubi dan biasanya berwarna ungu atau lavender cerah, dan salah satu tanaman pokok yang paling penting dalam budaya Austronesia. Ube telah didomestikasi dan dibudidayakan secara mandiri karena umbinya yang bertepung. Masih belum diketahui ube berasal darimana, tetapi bukti arkeologis menunjukkan bahwa ube dieksploitasi di Pulau Asia Tenggara dan Papua Nugini sebelum ekspansi Austronesia.

Sampai sekarang, ube masih menjadi primadona di Filipina dan banyak digunakan dalam makanan penutup tradisional serta modern. Dengan rasa yang agak manis dan gurih seperti kacang, tak bisa dipungkiri bahwa ube sangat cocok apabila dijadikan kue atau topping es tradisional. Cara makannya pun beragam; bisa direbus, dipanggang, atau dijadikan jeli.

2. Taro, makanan pokok masyarakat tropis dan subtropis

Diambil dari bahasa Maori, taro—yang dikenal sebagai talas oleh masyarakat Indonesia—merupakan umbi-umbian dan spesies yang paling banyak dibudidayakan serta digunakan sebagai sayuran untuk diambil umbi, daun, batang dan tangkai daunnya. Taro dibawa ke Kepulauan Pasifik oleh orang-orang Austronesia dari sekitar tahun 1300 SM, di mana taro menjadi tanaman pokok orang Polinesia.

Taro adalah makanan pokok dalam budaya Afrika, Oseania dan Asia Selatan. Mereka biasa mengonsumsi umbi dan daunnya yang dapat dimakan. Umbi yang berwarna ungu muda diolah dengan cara dipanggang, dibakar atau direbus. Gula alami yang ada di dalam taro memberikan rasa manis dan gurih.

Ube dan taro sendiri berbeda berdasarkan ordonya. Ube memiliki ordo Dioscoreales, sedangkan taro memiliki ordo Alismatales. Ube sendiri merupakan salah satu jenis ubi, sedangkan taro merupakan tumbuhan rambat. Namun, walaupun berbeda, rasanya yang mirip membuat kombinasi dari ube dan taro terasa nikmat.

Karena itulah, Circle K menghasilkan Iced Ubetaro Cheese. Sebuah kombinasi nikmat antara manisnya ube dan taro yang dipadukan dengan gurihnya cream cheese, menambah citarasa yang menyegarkan. Minuman yang pas bagi CK Friends untuk menghilangkan dahaga di bawah teriknya panas matahari!

Gimana? CK Friends pasti sudah tertarik untuk mencobanya, bukan? Tunggu apa lagi? Segera datang ke store Circle K terdekat atau pesan Iced Ubetaro Cheese kamu lewat CK Shopping Apps! Tenang, bakal kami antar kok! 

Categories: